BLACKPINK ungkap arti nama grup hingga album perdana

Jakarta (BETWEEN) – Grup idola K-pop BLACKPINK di depan Lisa, Rosé, Jennie, dan Jisoo mengungkap makna di balik nama grup tersebut, hingga album debut mereka.

"BLACKPINK – kami merasa dua warna paling mewakili kami karena kami sangat feminin tetapi pada saat yang sama kami sangat sengit, "ujar Rosé melalui siaran virtual langsung Jimmy Kimmel, Rabu malam waktu setempat.

"Kami memiliki lagu berjudul & # 39; Pretty Savage & # 39; dan lagu ini cocok dengan & # 39; hitam dan merah muda & # 39;, jadi menurut kami itu menggambarkan kami dengan cukup baik," lanjutnya.

Baca juga: BTS Kembali Puncaki Billboard, BLACKPINK Masuk Lima Besar

Baca Juga: BLACKPINK Ungkap Nama Asli Jennie, Jisoo Suka Ramen

Keempatnya kemudian membahas film dokumenter Netflix "BLACKPINK: Light Up the Sky", yang menceritakan kisah di balik layar tentang bagaimana grup itu dibuat.

Sepertinya keempat personelnya berada di sekolah khusus di mana mereka melakukan pelatihan ketat untuk mengasah kemampuan menyanyi, menari, dan penampilan mereka.

Rosé mengaku pada awalnya cukup senang karena tidak harus mempelajari studi kurikulum tradisional seperti sejarah atau matematika.

"Itulah masalahnya, saya rasa saya sangat senang karena kami harus menyingkirkan semua itu. (Untuk menjadi seorang idola), menurut saya yang terpenting adalah penampilan dan bahasa," kata ofisial berusia 23 tahun itu.

Grup ini juga menjelaskan judul album debut mereka "THE ALBUM" yang dirilis pada 2 Oktober.

“Kami punya banyak ide, tapi pada akhirnya kami tahu fans kami menunggu begitu lama untuk album kami, dan ini adalah album yang paling tepat menggambarkan kesucian kami sebagai BLACKPINK,” kata Rose.

Baca juga: Jennie BLACKPINK Cetak Sejarah Baru di Spotify

Baca juga: BLACKPINK akan menyambut BLINK di "TikTok Stage with BLACKPINK"

Baca:  Tantangan Putri Ayudya dan Ibnu Jamil perankan pasangan di "Mudik"

Baca juga: BLACKPINK memecahkan rekor dengan menjual 590 ribu album dalam sehari

Reporter: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © ANTARA 2020