Istri enggan komentari penetapan tersangka Jerinx SID

Istri enggan komentari penetapan tersangka Jerinx SID

Jakarta (ANTARA) – Nora Alexandra yang juga istri Jerinx SID enggan berkomentar terkait penetapan suaminya sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian.

"Maaf, tidak ada komentar pertama ya. Ini baru bicara dengan manajer saya dulu, "kata Nora Alexandra saat dikonfirmasi awak media, Rabu.

Lebih lanjut, Jerinx SID berencana menggelar jumpa pers terkait penetapan tersangka bernama lengkap I Gede Ari Astina.

Baca juga: Jerinx SID ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Polda Bali (Ditreskrimsus) menetapkan Jerinx SID sebagai tersangka dalam kasus yang diduga mencemarkan nama baik Ikatan Dokter Bali Indonesia (IDI) dan ujaran kebencian.

"Ya, kami sudah ditetapkan sebagai tersangka, kami sudah memeriksanya hari ini dan dia hadir. Kami juga sudah menangkapnya hari ini di Rutan Polda Bali," kata Direktur Reserse Kriminal Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho.

Yuliar mengatakan penetapan tersangka Jerinx didasarkan pada alat bukti yang cukup, bukti dari saksi, ahli, dan kesesuaian semua keterangan termasuk alat bukti.

Dijelaskannya pasal yang dibebankan yaitu Pasal 28 ayat (2) terkait dengan Pasal 45A ayat (2) dan / atau Pasal 27 ayat (3) sehubungan dengan Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan. – Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan / atau Pasal 310 KUHP dan / atau Pasal 311 KUHP, sesuai dengan Laporan Kebijakan No. LP / 263 / VI / 2020 / Bali / SPKT, tanggal 16 Juni 2020.

Pemain drum Grup Superman Is Dead divonis hingga enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Baca juga: Jerinx SID dimintai 13 pertanyaan terkait tuduhan pencemaran nama baik

Baca juga: Jerinx SID Memenuhi Panggilan Polda Bali

Baca:  Seni dan jalan hidup WS Rendra

Baca juga: Jerinx SID sedang mencari juru bicara COVID-19 yang minta bertemu pasien tanpa APD

Reporter: Yogi Rachman
Editor: Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2020