Jadi bintang utama di “Dealova 2”, Givina merasa terbebani

Jadi bintang utama di "Dealova 2", Givina merasa terbebani

Jakarta (ANTARA) – Aktris pendatang baru Givina mengaku memiliki beban menjadi generasi penerus di "Dealova 2", mengingat film yang dirilis 15 tahun lalu itu cukup ikonik saat itu.

“Saya sangat takut untuk memenuhi ekspektasi yang tinggi. Tapi, selama kita melakukannya menyampaikanPakai hati, Insya Allah hasilnya bagus, ”kata Givina di Jakarta, Minggu.

Saat ditanya tentang tantangan lain saat bermain Libby di "Dealova 2", Givina pun mengungkapkan beberapa hal yang membuatnya menantang, salah satunya adalah bermain basket.

"Kebanyakan PR (PR) adalah basket. Dulu aku tim basket, tapi baru sampai SMA. Terakhir kali kuliah, cuma tiga bulan (di tim basket). Jadi bisa dibilang aku cuma bisa menulis, tapi tidak terlalu ahli, "katanya.

Untuk memenuhi peran tersebut, adik komik Rizky Firdaus Wijaksana alias Uus mengatakan bahwa ia banyak melakukan latihan terkait bola basket bersama sutradara Ray Nayoan dan kakaknya.

"Ya saya bisa bengkel juga saudara Ray dan saudara yang sama, "jelasnya.

Selain itu, tantangan terbesar lainnya untuk bermain sebagai Libby, Givina mengatakan bahwa dia dan karakter yang dia mainkan memiliki karakteristik yang sangat mirip, jadi dia perlu menonjolkan sisi lain dari dirinya agar Libby dapat lebih bersinar di depan kamera.

Tantangannya adalah bagaimana saya menampilkan Libby berbeda dengan saya, karena saya memiliki karakter yang sama dengan Libby. Jadi, saya ingin menyampaikan karakter ini agar lebih berbeda, ”ujarnya.

Di sisi lain, pemeran utama lainnya yaitu Dikta dan Harris Vriza mengatakan bahwa mereka juga menantang diri sendiri karena karakter yang mereka perankan memiliki kepribadian yang berbeda.

“Aku harus memainkan peran jauh dariku. Banyak karakter Abi yang hampir sama dengan Tama (Harris Vriza), jadi aku juga bingung. Tapi, setelah itu Baca, akhirnya ketahuan bedanya, ”kata Dikta.

Baca:  Istri enggan komentari penetapan tersangka Jerinx SID

“Tama juga jauh dari saya. Saya orang yang sangat aneh dan menyenangkan, jika Tama pendiam dan tidak peduli. Selain itu, saya berusia 26 tahun dan saya harus memainkan karakter nyata berusia 19 tahun dari perilaku hingga gaya berbicara,” jelas Harris. . .

Harris pun berharap film "Dealova 2" yang rencananya akan tayang di bioskop pada akhir tahun 2021 dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Sementara Dikta, Harris Vriza dan Givina akan menjadi trio regenerasi Jessica Iskandar, Evan Sanders, dan Ben Joshua yang akrab dengan cinta segitiga antara Kara, Ibel dan Dira.

Film pertama "Dealova" diadaptasi dari novel remaja laris karya Dyan Nuranindya.

Baca juga: Sekuel "Dealova" diproduksi setelah 15 tahun

Baca juga: "Dealova 2" akan rilis di bioskop pada tahun 2021

Baca juga: Pernah Mencoba Ganja, Uus Menjadi Tidak Produktif

Reporter: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
HAK CIPTA © ANTARA 2020