Terbuka dengan suami, kunci lancar “multitasking” Tasya Kamila

Sekarang banyak kesempatan untuk mendapat tambahan pemasukan dengan waktu yang bisa diatur sendiri

Jakarta (ANTARA) – Tasya Kamila mengutamakan komunikasi dengan suami mengenai visi dan misi keluarga kecil mereka agar bisa menjalani peran ganda sebagai istri dan ibu yang berkarier di luar rumah.

“Penting sekali ada keterbukaan, apa saja yang kita sepakati, disinergikan dengan visi dan mimpi suami dan kita sebagai keluarga,” kata Tasya dalam webinar “Pemberdayaan Perempuan Melalui Usaha Mikro Dalam Mendukung Ekonomi Keluarga”, Selasa.

Bicara empat mata dengan pasangan untuk membicarakan apa saja potensi setiap individu dan cara mengembangkannya membuat Tasya bisa melakukan berbagai peran sekaligus.

Berbisnis bisa tetap dilakukan oleh perempuan tanpa melupakan tanggung jawab sebagai istri dan ibu jika komunikasi dengan pasangan berlangsung lancar.

“Sekarang banyak kesempatan untuk mendapat tambahan pemasukan dengan waktu yang bisa diatur sendiri,” katanya.

Mantan penyanyi cilik ini berpendapat perempuan punya peran sangat penting dalam mendorong kemajuan keluarga, termasuk menguatkan perekonomian keluarga.

“Saatnya menghapus stigma bahwa perempuan enggak perlu kejar pendidikan, cita-cita, passion, karier karena ujung-ujungnya akan mengurus keluarga,” ujar dia.

Tasya mulai merintis bisnis sepatu tahun lalu, dan tahun ini dia berkolaborasi dengan merek perhiasan yang akan menghadirkan hasil rancangannya.

Berkaca dari pengalamannya, Tasya mengaku sebetulnya sempat tak percaya diri terjun ke dunia bisnis karena merasa tidak punya keahlian dalam mengembangkan produk.

Namun, dia akhirnya menyadari pentingnya mencari rekan yang saling melengkapi agar bisnis bisa berjalan. Jika keahliannya ada pada pemasaran, maka yang dia butuhkan adalah orang yang bisa mengerjakan produksi. Jika dia memiliki keahlian namun tak punya dana untuk memulai, maka yang dibutuhkan adalah pemodal.

Baca:  Visinema berinvestasi di studio animasi dan efek visual Bandung

“Yang penting bisa lihat kesempatan dan memanfaatkannya untuk menghasilkan uang, tahu siapa orang yang bisa menghadirkan keahlian itu untuk kita,” kata Tasya.

Semangat serta kejelian dalam melihat peluang menjadi beberapa faktor lain yang mendukung keberlangsungan suatu bisnis.

“Partisipasi perempuan dalam ekonomi dapat memacu produktivitas dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” kata Indra Gunawan, Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) di acara yang sama.

Indra mengatakan, Kemen PPPA terus mendukung partisipasi perempuan dalam sektor ekonomi melalui berbagai cara. Salah satunya dengan membuka jalan agar lebih banyak perempuan pelaku UMKM dan biasanya pelaku usaha mikro pada umumnya adalah perempuan.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020