Waiting Room rilis ulang album debut ke digital dan kaset

Waiting Room rilis ulang album debut ke digital dan kaset

Jakarta (ANTARA) – Ruang tunggu Band Indie kembali merilis album perdana yang dirilis pada 1997 dalam format digital dan kaset.

Dalam keterangan resminya, Minggu, album debut grup tersebut beranggotakan Eka Annash (vokal), Lukman Laksmana (vokal), Irfanno Muhammad (gitar), Ivan & # 39; Ibob & # 39; Riayatsyah (bass), Albert Kurniawan (gitar) dan Chandra & # 39; Ican & # 39; Kresna (drum) dia menjadi fenomenal kala itu di tengah gelombang gerakan bebas di tahun 1990-an.

The Lounge secara mandiri menghasilkan energi dan teknis oleh grup ini. Album debut ini mendokumentasikan fase perjalanan karir Waiting Room dengan menghadirkan konsep ska, kaku dan punk.

Proses perekaman dilakukan selama kurang lebih enam bulan dari pertengahan 1996 hingga awal 1997 secara anogly menggunakan roll tape 3,5 inci.

Dengan segala batasan dan tanpa bantuan penerbit, album ini juga menjadi pengalaman rekaman profesional pertama bagi semua personel. Di tengah proses rekaman, Ruang Tunggu juga harus menghadapi kenyataan bahwa gitaris Albert harus keluar dari band untuk belajar di Amerika dan digantikan oleh Juan Rosyid.

Album yang dikenal dengan nama "Buayaska" itu akhirnya dirilis pada pertengahan 1997 dalam bentuk kaset dan menjadikan Waiting Room sebagai band ska lokal pertama yang resmi merilis album tersebut.

Desain album diciptakan oleh seniman Motulz, termasuk pembuatan ilustrasi kartun ikonik makhluk buaya penutupan. Sedangkan layoutnya direncanakan oleh Arian 13 dari Seringai yang masih menjadi vokalis grup ini kaku Puppen.

Waiting Room berhasil menjual 10.000 kopi album perdana yang didistribusikan label Tropic Records yang berbasis di Bandung dan perlahan membuka jalan bagi perluasan genre musik ska di Indonesia.

Baca:  Lagu baru Justin Bieber "Holy" dirilis pekan ini

Sebelum bubar pada 2003, grup yang terinspirasi Fugazi ini merilis dua album lainnya, "Propaganda" pada 1999 dan "Music" 2001 dengan label Independent Records (sub-label Aquarius Musikindo) bereksperimen dengan funk, jazz, hip-hop dan musik. pop.

Album perdana Waiting Room juga akan dirilis melalui layanan digital pada 25 September 2020 dan akan dirilis dalam bentuk CD pertama kali pada awal Oktober 2020. Sementara itu, katalog lengkap dua album lainnya akan tersedia di berbagai layanan musik digital akhir tahun ini.

Baca juga: Nissa Risky merilis lagu "Angel" di hari ulang tahunnya

Baca juga: Nadiya Rawil Suarakan Orang Ketiga di "One Among Millions"

Baca juga: Barry Likumahuwa, produser lagu debut Fienda Ferani

Reporter: Yogi Rachman
Editor: Ida Nurcahyani
HAK CIPTA © ANTARA 2020